CERITA SEX TERPANAS DAN VIDEO BOKEP TERBARU Bella Tanteku Yang Super Binal - Kiosvideo

hi stats


KiosVideo - Kenalkan namaku Reno, ketika saat aku Baru lulus dari persekolahan SMA, aku memutuskan untuk melanjutkan kuliah dikota Jakarta karena jarak kuliah yang terlalu jauh maka kuputuskan untuk tinggal dirumah om ku yang bernama om Faldi. Setelah kudapatkan persetujuan dari om Faldi untuk tinggal dirumahnya, lalu aku 

pun segera menetap dirumahnya. Om Faldi yang sudah mempunya istri yaitu tante Bella, orangnya sangat cantik serta sangat sexy sekali. Walaupun tante Bella cukup tua yaitu 34 tahun, namun dia tampak seperti usia 24 tahun, tente Bella yang sering melakukan perawatan badan hingga tubuhnya sangat bersih serta terawat. Lekuk tubuh tante Bella sangat sedap sekali untuk dipandang, payudaranya yang besar dan pantatnya yang berisi membuat birahi lekakiku naik.

Setiap kali melihatnya, aku sangat takjub dengan kemolekan tubuh tante Bella. Aku pun mulai berppikir, kalau andai saja dia bukan tanteku pasti sudah kugoda, kataku sambil dalam hati. Waktu berjalan cukup cepat ternayata aku tinggal dirumah tante Bella sudah cukup lama, aku menjadi sudah biasa dan menjadi sangat akrab dengan tante Bella dan juga om Faldi. Bahkan kita sering berenang bertiga.

Ketika sedang tidak ada kegiatan dan kebersamaan kita yang semakin sering keluar bareng yang membuatku semakin dekat dengan om Faldi dan tante Bella. Sering juga kalau sedang lagi liburan om Faldi dan tante Bella mengajakku untuk pergi jalan-jalan dan tante Bella yang baik juga sering membelikanku sesuatu ketika jalan-jalan, aku sudah dianggap seperti anak sendiri.

Setelah sekitar 3 bulan tinggal dirumah om Faldi aku semakin nyaman dengan kemewahan yang diberikan om Faldi dan pemandangan yang tiap hari aku lihat yaitu tubuh molek tante Bella yang setiap hari menjadi lampiasan nafsu birahiku. Dan juga om Faldi sudah memepercayakan urusan apa saja kepadaku.

Suatu saat ketika aku sedang duduk ditepi kolam, om Faldi datang menghampiriku dan dia berbincang kepadaku ia mengatakan bahwa mau pergi keluar kota. Dia juga mempercayakan semua tanggung jawab dirumah kepadaku dan aku pun mengangguk menyetujui perintah om Faldi. Kami pun mengantarkan om Faldi sampai pagar rumah. Setelah itu aku kembali duduk menikmati suasana kolam renang. Tiba tiba dari belakang muncul sosok wanita yang sangat menawan, yaitu Tante Bella dengan baluatan piyama sexynya datang menghampiriku.

"Reno.. Apakah kamu suka gak sama rumah ini" tanya tante Bella dengan manja

"Sangat suka Tante, kayaknya aku nyaman banget tinggal dirumah ini karena tiap sore bisa renang" jawabku.

"Kamu suka renang ya..?, yuk kita renang bareng, pas banget saat ini udara sangat panas" ajak tante

Wahh... Untung banget aku bisa renang sama Tante Bella yang semok ini. Waktu bertemu pertama kali aku hanya bisa membayangkan bentuk tubuhnya sambil melamun, sama waktu renang dengan balutan swimsuit. Namun saat tante Bella berdiri dan tante membuka piyamanya secara perlahan. Spontan aku kaget saat tante Bella hanya memakai bikini yang sangat seksi yang lain dari biasanya dengan warna yang Pink. CD dengan model G-string yang sangat  sexy.

"Uhukk.. Aduh Tante aku kira Tante mau telanjang" ujarku polos..

"Bisa aja kalau kamu..., om Faldi bilang kamu suka banget bercanda ya.. ?" jawab tante

"Tante gak malu nihh.. dilihatin sama satpam tante, tante hanya memakai bikini seperti ini"

"Ihh... ini mah sudah biasa tante make bikini kadang-kadang ada orang kampung ngintip tante dari atas"

"Betul Tante... Tetapi sayang aku lupa bawa celana renang aku tante"

"Aaahhh… gak apa-apa kamu pake aja dulu CD kamu yang sekaran. Nanti aku suruh bibik beli yamg baru buat kamu, yuk nyebur.."

 



Tante segera langsung menyeburkan dirinya kedalam kolam. Dengan malu-malu aku membuka bajuku namun tidak kubuka celananya. Aku sangat malu sama tante... Kemudian tante naik dari kolam langsung memdekatiku.

"Ayo cepetan donkk.. Malu ya ni sama tante? gakpapa kok.., kan kamu keponakan tante. Jadi sama saja dengan kakak perempuan kamu.."

Situasi pun semakin panas, ketika tante mendekatiku dapat terlihat jelas putting susunya menonjol keluar dari bikininya. Maklum bikini tante hanya kain tanpa busa. Aku yang mencuri-curi perhatian dengan melirik bagian teteknya. Tante hanya tersenyum kepadaku, setelah itu tante kembali menarikku kedalam kolam. Tanpa basa-basi dengan muka tertunduk langsung kuplorotkan CD-ku. Yang kutakutkan ialah, kepala penisku kelihatan bahwa aku lagi tegang melihat tante Bella yang sexy ini penisku yang memberontak dibalik CD-ku.

Setelah melepas celanaku, langsung aku nyebur kedalam kolam bersama tante. Setelah puas renang aku naik dan langsung segera kekamar mandi. Aku masuk kekamarmandi, kamar mandi disana saat aku ingin menutupnya, gak ada kuncinya jadi kalau ada orang masuk mereka tinggal buka aja. Aku yang langsung segera bergegas mandi tetapi hanya dengan penutup kain. Aku buka semua yang tertinggal ditubuhku dan kubilas dengan air dingin. Saat aku hendak menyabuni tubuhku.. Terdengar suara pintu yang terbuka, aku mengintip ternyata tante Bella yang masuk... Spontan aku kaget dan aku berusaha agar gak ketahuan bahwa aku sedang didalam.

Saat tante Bella membuka sedikit tempat mandinya, aku langsung spontan kaget segera aku langsung menghadap kebelakang karena malu.

"Eeeeh... Maaf ya Reno aku bener-bener gak tahu kalau kamu sedang didalam. Habis gak ada terdengar suara sih" ujar tante

Langsung segera wajahku memerah. Aku baru sadar kalau tante sudah membuka bikini bagian atasnya. Tante yang malu langsung segera menutupinya dengan telapak tangannya. Aku tahu waktu tubuhku menghadap kebelakang namun kepalaku kembali lagi menoleh kepadanya.

"Maaf banget ya tante... ini salahku" jawabku yang seolah gak sadar apa yang sedang aku lakukan.

Aku mengintip kembali ternyata yang lebih menarik telapak tangan tante tidak cukup menutupi semua bagian teteknya. Aku melihat terdapat puting kecil berwarna kemerahan serta sangat kontras dengan besarnya tetek tante yang sexy ini.

"Tante tutup dong tirainya, akukan malu" Segera ditutup tirai itu oleh tante.

Dengan keras shower kuhidupkan seolah olah aku sedang mandi. Segera kuintip tanteku. Ternyata tante masih diluar belum masuk tempat shower. Tante Bella masih berdiri didepan cermin. Disana tante sedang membersihkan muka, nampak tetek besarnya bergoyang-goyang menggairahkan sekali.


Dengan nakal aku sengaja membuka sedikit tirai agar aku dapat melihatnya dengan jelas. Aku yang bermain dengan penisku yang langsung seketika itu mengeras saat melihat toketnya. Kukocok penisku dengan sabun, namun saat kuintip yang kedua kali tante mengoleskan cairan seperti minyak disekujur tubuhnya. Kulihat tubuh tante mengkilap setelah diberi cairan itu, aku yang gak tahu pasti cairan apa itu. Tante mengoleskan disekitar toketnya cukup lama. Sambil diputer-puter kadang diremas. Ketika sekitar 10 menit kayaknya tante Bella mulai mendesis membuka sedikit mulutnya sambil dia memejamkan matanya. Saya sambil menikmati pemandangan indah ini kufokuskan pada kecepatan kocokanku dan akhirnya. “Crot... Crot....tt" air maniku tumpah semua ke CD bekas aku renang tadi, aku baru sadar gak ada handuk, tadi lupa kuambil dari dalam tasku. Aku bingung, Setelah beberapa lama aku gak melihat tante didepan cermin, namun tante udah berada didepan shower yang satunya lagi. 

Aku pun langsung tercengang saat tante memelorotkan CD-nya dengan perlahan-lahan dan melemparkan CD-nya kekeranjang dan masuk keshower. Setelah beberapa kemudian tante keluar, aku sengaja gak keluar menunggu tante Bella pergi karena tidak ada handuk. Namun tante Bella tiba-tiba menghampiriku.

“Reno.. kok kamu lama banget mandinya ya... Hayo ngapain saja didalam..??” canda Tante Bella

Lalu aku keluarkan kepalaku saja dibalik tirai. Aku kaget tante Bella tiba-tiba ada dihadapanku tanpa satu helai benang yang menempel ditubuhnya, langsung secara refelk aku tutup kembali tirainya.

"Reno kamu malu ya.... gak usah malu-malu aku kan masih tantemu.. gak papalah"

“Anu... tante aku lupa bawa handuk tadi, jadi aku malu kalau harus keluar..”

“Aku juga lupa bawa handuk nih.. Ren udahlah kamu keluar saka dulu aja.. Akan aku ambilkan handukmu”

Aku mendengar suara Tante sudah pergi, akupun langsung keluar dari shower. Setelah bebrapa menit aku pun mulai kedinginan yang tadi adik kecilku berdiri perkasa secara drastis tiba- tiba menjadi loyo. Kemudian kulihat pintu terbuka ternyata pembantu tante yang usianya seperti kakakku datang bawa handuk, akupun kaget segera kututupi penisku. Dia melihatku cuma tersenyum manis dan aku pun hanya bisa tertunduk malu.

Setelah dia keluar, belum sempet kututup badanku, tiba-tiba tante Bella masuk kedalam masih dalam keadaan telanjang Tante Bella hanya pake CD model g-string.

"Ada apa tante..  Kok masih telanjang?" tanyaku

"Kamu udah gak malu ya.. anu.. Reno aku mau minta tolong boleh"

"Tolong apa tante kok tiba-tiba serius banget, namun mohon maaf ya tante penis Reno lagi berdiri" dan tante Bella menatapku sambil tertawa.

"Dihh... itu sih sudah biasa kalau lagi liat wanita telanjang" jawab tante tanpa malu

"Begini Reno.. jadi aku mau minta tolong sama kamu meluluri badan tante soalnya tukang lulurnya yang biasanya gak datang"

Mendengan pertanyaan dari tante Bella jantungku bagai disambar petir, Tantte... aku belum pernah pegang cewek sejak waktu itu... Dalam hatiku pucuk dicinta ulam pun tiba aku memang beruntung.

"Ren... mau gak ni.. ?"

"Mau.. mau.. Tante"

Segera tante Bella berbaring tengkurap, aku melumuri punggung tante yang bak gitar spanyol ini dengan lulur. Kuusap-usap lalu kuratakan disegala tubuhnya, namun.. tiba-tiba handukku terlepas sendirinya. Upss.. Nongol deh Penisku yang daritadi sudah berdiri kembali, langsung segera kututupi dengan tanganku, eh. ternyata tante berkata kepadaku.

"Wahh.. gede juga punya kamu Ren" puji tante


"Sudah biarin aja Ren..., disni cuma ada aku dan kamu apa sih yang kamu malukan dan takutkan" Dengan santainya tante Bella melempar handukku kembali kelantai.

"Badan Tante Bella sangat sexy banget.... Walaupun tante sudah punya anak Tetek tante masih saja besar dan masih kenceng lagi..." tanyaku polos.

Aku berbicara ketika kutahu toketnya tergencet waktu dia tengkurap, dan aku melihat tante hanya tersenyum manis. Aku yang sekarang sambil meluluri bagian pahanya langsung menuju ke pantatnya.

"Reno berhenti sebentar dulu.."

Gerakanku pun langsung berhenti kemudian tante mencopot CD-nya. Otomatis Penisku kembali berdiri tambah gagah... Aku yang masih gak berani menatap bagian bawahnya. Selang beberapa waktu tante tiba-tiba membalikkan badannya menuju kearahku... Lagi-lagi aku bengong sejenak melihat pemandangan indah itu.

"Reno penismu lagi tegang ya... tante lihat nih kayaknya sudah hampir keluar nih" goda tante.

Kemudian tante Bella langsung menyuruhku mengolesinya dibagian teteknya yang kencang itu. Tante menyuruhku supaya sedikit meremas-remasnya... Alhasil lama kelamaan aku pun ketagian mengikuti permainannya. Saat kupegang teteknya kulihat putingnya yang berwarna cekelat dan mengeras. Kadang-kadang aku sengaja kusentil teteknya biar gairahnya semakin naik. Ternayata tante Bella menikmati permainan yang kuberikan dan mendesah kecil seperti bukan tante yang biasanya kukenal.

“Reno ayo donk terus remas-remasnya.. Uhuhh remes yang kenceng Ren..”

Saat kusentuh memek tante yang tidak ditumbuhi rambut alias dirawat rapi. Aku pun langsung gemetaran saat tanganku menyentuh keuda gundukan itu.. Belum lagi kululur daerah itu ehh.. sudah basah duluan dengan sendirinya. Aku pun disuruh tante agar terus mengusap-usap daerah itu, kadang kutekan-tekan kedua gundukannya.

"Reno.. ahh.. pijatanmu enak sekali.. Terusin jangan berhenti"

Setelah agak lama aku terus gosok dengan lembut tiba-tiba tante Bella menegang sendiri. "Brr..serr..Seeeerrr" aku penasaran suara apa itu, lalu kucari sumber bunyi yang pelan namun jelas. Ternyata aku baru tahu kalau itu berasal dibagian sensitif tante. Setelah itu tante terkulai lemas, selang beberapa saat tante tiba-tiba langsung memegang penisku dan tanpa ragu langsung mengulumnya.

"Achhh....ahh... Enuak banget hisapan tante” aku pun sudah tidak malu lagi mendesah keenakan mendapat perlakuan spesial dari tante Bella.

Tante Bella yang memaju mundurkan mulutnya sesuai irama didalam penisku dan isapannya semakin lama semakin cepat...

"Niiiikkkkmat banget tante" ucapku...

Kadang sesekali tante menjilati batang penisku dengan liar.. Kurang lebih 15 menit tante memainkan penisku, aku yang menjadi gak sabar dan aku pun langsung meminta kepada tante Bella.

"Tante.. Reno masukkan situ ya tante??" pintaku sambil menunjuk ke arah memek tante

Tanpa berpikir panjang permintaanku dihiraukannya, lalu tante memegang penisku yang sedang berdiri tegak, tanpa ragu tante Bella langsung memasukkan penisku dalam vagina tante sudah basah daritadi dan 

"Bleeeeeppssss" terbenamlah semua penisku kedalam vegina tante yang sudah basah daritadi.. Ughhh.. Sungguh nikmat sekali vaginanya milik tante Bella saat penisku masuk dalam vagina tante.

Penisku yang sudah terbenam sepenuhnya ke dalam vaginanya, langsung ia memulai menggoyang-goyangkan pinggulnya dengan perlahan hingga kurasakan keninkmatan yang tiada taranya, impianku akhirnya menjadi kenyataan saat pertama kali aku pindah kesini, aku sangat ingin menikmati tubuh tante Bella yang sexy ini ucapku dalam hati. Lanjut, aku sendiri pun tidak mau tinggal diam, aku juga ikut menggoyang-goyangkan pantatku mengikuti irama yang tante berikan.. Tante Bella yang masih terus menggoyang-goyangkan pantatnya yang semakin lama semakin cepat.Dan setelah kurang lebih 20 menit tante menggoyangku dari atas, kuminta kepada tante Bella untuk berganti gaya, langsung kubaringkan tubuh tante hingga sekarang aku diatas dan tanpa menunggu lama langsung kumasukkan kembali penisku kedalam vaginanya dan aku mengocok vagina tante dengan penisku yang perkasa dengan cepat.

 



"Achh...ahhh..Ennnaaakkk... banget Renoo... Yang kenceeeng genjotannya donk Reno" kata tante ketika sambil kugenjot vaginanya.

Setelah 10 menit aku mengejotnya, aku merasakan sesuatu yang akan keluar.

"Tante... aku sudah mau keluar nih..." Desahku.. sambil mengocok vagina tante.

"Keluariinn di dalem saja Ren..." kata tante..

Tanpa basa basi algi aku yang sudah mencapai puncaknya langsung mengocok demga cepat kedalam vagina tante sampai akhirnya "Crotttt...ttt" cairan maniku yang banyak kusemprotkan kedalam vagina tante sampai menyembur keluar dari vaginanya.

"Penis serta permainan kamu sangat hebat Ren.. tante sampe puas banget.. tidak seperti tampilanmu saja yang alim, ternyata permainanmu sangat ganas" puji tante Bella

"Ahh.. masa sih.. tante.. Saya baru saja pertama kali melakukannya itu pun baru sama tante saja"

"Sambil lanjut.. Hosh..hoshh tante vagina tante nikmat sekali.." lanjutku sambil memainkan kedua teteknya yang besar itu.

"Reno.. jika kamu mau melanjutkan lagi... kita bisa lanjutt ke kamar tanteee.." ucap tante Bella yang masih menghisap penisku dan aku masih memaikan kedua teteknya yang sangat menggairahkan itu.
Aku tanpa pikir panjang langsung menyiyakan ajakan tante dan menurutinya.

Kejadian itu pun kami terus kami lakukan... ketika saat Om Faldi tidak ada dirumah.. atau ketika tante sedang kepingin banget kami langsung memesan hotel. Kejadian ini belanjut sampai akhirnya aku lulus kuliah dan memutuskan untuk pergi ke kota lain untuk mencari pekerjaan.

TAMAT

KiosCasino merupakan Agen Judi  Live Casino dan Judi Bola Terbesar, Terpercaya dan Terbaik di Indonesia.


Nikmati Bonus Rollingan Casino TERTINGGI

* Bonus Cashback GG Gaming Slot 5%
* Bonus Rolling Live casino Asia855 1,25%
* Bonus Rollingan Live Casino online 1%
* Bonus Rollingan sportsbook  0,25%
* Bonus Cashback Poker & Domino 0,3% Diskon s.d. 66% Togel Online Asli4D

Dapatkan Bonus Referral

* Bonus Refferensi 2% Untuk Semua Permainan

Customer Service 24 Jam

Bella Tanteku Yang Super Binal


KiosVideo - Kenalkan namaku Reno, ketika saat aku Baru lulus dari persekolahan SMA, aku memutuskan untuk melanjutkan kuliah dikota Jakarta karena jarak kuliah yang terlalu jauh maka kuputuskan untuk tinggal dirumah om ku yang bernama om Faldi. Setelah kudapatkan persetujuan dari om Faldi untuk tinggal dirumahnya, lalu aku 

pun segera menetap dirumahnya. Om Faldi yang sudah mempunya istri yaitu tante Bella, orangnya sangat cantik serta sangat sexy sekali. Walaupun tante Bella cukup tua yaitu 34 tahun, namun dia tampak seperti usia 24 tahun, tente Bella yang sering melakukan perawatan badan hingga tubuhnya sangat bersih serta terawat. Lekuk tubuh tante Bella sangat sedap sekali untuk dipandang, payudaranya yang besar dan pantatnya yang berisi membuat birahi lekakiku naik.

Setiap kali melihatnya, aku sangat takjub dengan kemolekan tubuh tante Bella. Aku pun mulai berppikir, kalau andai saja dia bukan tanteku pasti sudah kugoda, kataku sambil dalam hati. Waktu berjalan cukup cepat ternayata aku tinggal dirumah tante Bella sudah cukup lama, aku menjadi sudah biasa dan menjadi sangat akrab dengan tante Bella dan juga om Faldi. Bahkan kita sering berenang bertiga.

Ketika sedang tidak ada kegiatan dan kebersamaan kita yang semakin sering keluar bareng yang membuatku semakin dekat dengan om Faldi dan tante Bella. Sering juga kalau sedang lagi liburan om Faldi dan tante Bella mengajakku untuk pergi jalan-jalan dan tante Bella yang baik juga sering membelikanku sesuatu ketika jalan-jalan, aku sudah dianggap seperti anak sendiri.

Setelah sekitar 3 bulan tinggal dirumah om Faldi aku semakin nyaman dengan kemewahan yang diberikan om Faldi dan pemandangan yang tiap hari aku lihat yaitu tubuh molek tante Bella yang setiap hari menjadi lampiasan nafsu birahiku. Dan juga om Faldi sudah memepercayakan urusan apa saja kepadaku.

Suatu saat ketika aku sedang duduk ditepi kolam, om Faldi datang menghampiriku dan dia berbincang kepadaku ia mengatakan bahwa mau pergi keluar kota. Dia juga mempercayakan semua tanggung jawab dirumah kepadaku dan aku pun mengangguk menyetujui perintah om Faldi. Kami pun mengantarkan om Faldi sampai pagar rumah. Setelah itu aku kembali duduk menikmati suasana kolam renang. Tiba tiba dari belakang muncul sosok wanita yang sangat menawan, yaitu Tante Bella dengan baluatan piyama sexynya datang menghampiriku.

"Reno.. Apakah kamu suka gak sama rumah ini" tanya tante Bella dengan manja

"Sangat suka Tante, kayaknya aku nyaman banget tinggal dirumah ini karena tiap sore bisa renang" jawabku.

"Kamu suka renang ya..?, yuk kita renang bareng, pas banget saat ini udara sangat panas" ajak tante

Wahh... Untung banget aku bisa renang sama Tante Bella yang semok ini. Waktu bertemu pertama kali aku hanya bisa membayangkan bentuk tubuhnya sambil melamun, sama waktu renang dengan balutan swimsuit. Namun saat tante Bella berdiri dan tante membuka piyamanya secara perlahan. Spontan aku kaget saat tante Bella hanya memakai bikini yang sangat seksi yang lain dari biasanya dengan warna yang Pink. CD dengan model G-string yang sangat  sexy.

"Uhukk.. Aduh Tante aku kira Tante mau telanjang" ujarku polos..

"Bisa aja kalau kamu..., om Faldi bilang kamu suka banget bercanda ya.. ?" jawab tante

"Tante gak malu nihh.. dilihatin sama satpam tante, tante hanya memakai bikini seperti ini"

"Ihh... ini mah sudah biasa tante make bikini kadang-kadang ada orang kampung ngintip tante dari atas"

"Betul Tante... Tetapi sayang aku lupa bawa celana renang aku tante"

"Aaahhh… gak apa-apa kamu pake aja dulu CD kamu yang sekaran. Nanti aku suruh bibik beli yamg baru buat kamu, yuk nyebur.."

 



Tante segera langsung menyeburkan dirinya kedalam kolam. Dengan malu-malu aku membuka bajuku namun tidak kubuka celananya. Aku sangat malu sama tante... Kemudian tante naik dari kolam langsung memdekatiku.

"Ayo cepetan donkk.. Malu ya ni sama tante? gakpapa kok.., kan kamu keponakan tante. Jadi sama saja dengan kakak perempuan kamu.."

Situasi pun semakin panas, ketika tante mendekatiku dapat terlihat jelas putting susunya menonjol keluar dari bikininya. Maklum bikini tante hanya kain tanpa busa. Aku yang mencuri-curi perhatian dengan melirik bagian teteknya. Tante hanya tersenyum kepadaku, setelah itu tante kembali menarikku kedalam kolam. Tanpa basa-basi dengan muka tertunduk langsung kuplorotkan CD-ku. Yang kutakutkan ialah, kepala penisku kelihatan bahwa aku lagi tegang melihat tante Bella yang sexy ini penisku yang memberontak dibalik CD-ku.

Setelah melepas celanaku, langsung aku nyebur kedalam kolam bersama tante. Setelah puas renang aku naik dan langsung segera kekamar mandi. Aku masuk kekamarmandi, kamar mandi disana saat aku ingin menutupnya, gak ada kuncinya jadi kalau ada orang masuk mereka tinggal buka aja. Aku yang langsung segera bergegas mandi tetapi hanya dengan penutup kain. Aku buka semua yang tertinggal ditubuhku dan kubilas dengan air dingin. Saat aku hendak menyabuni tubuhku.. Terdengar suara pintu yang terbuka, aku mengintip ternyata tante Bella yang masuk... Spontan aku kaget dan aku berusaha agar gak ketahuan bahwa aku sedang didalam.

Saat tante Bella membuka sedikit tempat mandinya, aku langsung spontan kaget segera aku langsung menghadap kebelakang karena malu.

"Eeeeh... Maaf ya Reno aku bener-bener gak tahu kalau kamu sedang didalam. Habis gak ada terdengar suara sih" ujar tante

Langsung segera wajahku memerah. Aku baru sadar kalau tante sudah membuka bikini bagian atasnya. Tante yang malu langsung segera menutupinya dengan telapak tangannya. Aku tahu waktu tubuhku menghadap kebelakang namun kepalaku kembali lagi menoleh kepadanya.

"Maaf banget ya tante... ini salahku" jawabku yang seolah gak sadar apa yang sedang aku lakukan.

Aku mengintip kembali ternyata yang lebih menarik telapak tangan tante tidak cukup menutupi semua bagian teteknya. Aku melihat terdapat puting kecil berwarna kemerahan serta sangat kontras dengan besarnya tetek tante yang sexy ini.

"Tante tutup dong tirainya, akukan malu" Segera ditutup tirai itu oleh tante.

Dengan keras shower kuhidupkan seolah olah aku sedang mandi. Segera kuintip tanteku. Ternyata tante masih diluar belum masuk tempat shower. Tante Bella masih berdiri didepan cermin. Disana tante sedang membersihkan muka, nampak tetek besarnya bergoyang-goyang menggairahkan sekali.


Dengan nakal aku sengaja membuka sedikit tirai agar aku dapat melihatnya dengan jelas. Aku yang bermain dengan penisku yang langsung seketika itu mengeras saat melihat toketnya. Kukocok penisku dengan sabun, namun saat kuintip yang kedua kali tante mengoleskan cairan seperti minyak disekujur tubuhnya. Kulihat tubuh tante mengkilap setelah diberi cairan itu, aku yang gak tahu pasti cairan apa itu. Tante mengoleskan disekitar toketnya cukup lama. Sambil diputer-puter kadang diremas. Ketika sekitar 10 menit kayaknya tante Bella mulai mendesis membuka sedikit mulutnya sambil dia memejamkan matanya. Saya sambil menikmati pemandangan indah ini kufokuskan pada kecepatan kocokanku dan akhirnya. “Crot... Crot....tt" air maniku tumpah semua ke CD bekas aku renang tadi, aku baru sadar gak ada handuk, tadi lupa kuambil dari dalam tasku. Aku bingung, Setelah beberapa lama aku gak melihat tante didepan cermin, namun tante udah berada didepan shower yang satunya lagi. 

Aku pun langsung tercengang saat tante memelorotkan CD-nya dengan perlahan-lahan dan melemparkan CD-nya kekeranjang dan masuk keshower. Setelah beberapa kemudian tante keluar, aku sengaja gak keluar menunggu tante Bella pergi karena tidak ada handuk. Namun tante Bella tiba-tiba menghampiriku.

“Reno.. kok kamu lama banget mandinya ya... Hayo ngapain saja didalam..??” canda Tante Bella

Lalu aku keluarkan kepalaku saja dibalik tirai. Aku kaget tante Bella tiba-tiba ada dihadapanku tanpa satu helai benang yang menempel ditubuhnya, langsung secara refelk aku tutup kembali tirainya.

"Reno kamu malu ya.... gak usah malu-malu aku kan masih tantemu.. gak papalah"

“Anu... tante aku lupa bawa handuk tadi, jadi aku malu kalau harus keluar..”

“Aku juga lupa bawa handuk nih.. Ren udahlah kamu keluar saka dulu aja.. Akan aku ambilkan handukmu”

Aku mendengar suara Tante sudah pergi, akupun langsung keluar dari shower. Setelah bebrapa menit aku pun mulai kedinginan yang tadi adik kecilku berdiri perkasa secara drastis tiba- tiba menjadi loyo. Kemudian kulihat pintu terbuka ternyata pembantu tante yang usianya seperti kakakku datang bawa handuk, akupun kaget segera kututupi penisku. Dia melihatku cuma tersenyum manis dan aku pun hanya bisa tertunduk malu.

Setelah dia keluar, belum sempet kututup badanku, tiba-tiba tante Bella masuk kedalam masih dalam keadaan telanjang Tante Bella hanya pake CD model g-string.

"Ada apa tante..  Kok masih telanjang?" tanyaku

"Kamu udah gak malu ya.. anu.. Reno aku mau minta tolong boleh"

"Tolong apa tante kok tiba-tiba serius banget, namun mohon maaf ya tante penis Reno lagi berdiri" dan tante Bella menatapku sambil tertawa.

"Dihh... itu sih sudah biasa kalau lagi liat wanita telanjang" jawab tante tanpa malu

"Begini Reno.. jadi aku mau minta tolong sama kamu meluluri badan tante soalnya tukang lulurnya yang biasanya gak datang"

Mendengan pertanyaan dari tante Bella jantungku bagai disambar petir, Tantte... aku belum pernah pegang cewek sejak waktu itu... Dalam hatiku pucuk dicinta ulam pun tiba aku memang beruntung.

"Ren... mau gak ni.. ?"

"Mau.. mau.. Tante"

Segera tante Bella berbaring tengkurap, aku melumuri punggung tante yang bak gitar spanyol ini dengan lulur. Kuusap-usap lalu kuratakan disegala tubuhnya, namun.. tiba-tiba handukku terlepas sendirinya. Upss.. Nongol deh Penisku yang daritadi sudah berdiri kembali, langsung segera kututupi dengan tanganku, eh. ternyata tante berkata kepadaku.

"Wahh.. gede juga punya kamu Ren" puji tante


"Sudah biarin aja Ren..., disni cuma ada aku dan kamu apa sih yang kamu malukan dan takutkan" Dengan santainya tante Bella melempar handukku kembali kelantai.

"Badan Tante Bella sangat sexy banget.... Walaupun tante sudah punya anak Tetek tante masih saja besar dan masih kenceng lagi..." tanyaku polos.

Aku berbicara ketika kutahu toketnya tergencet waktu dia tengkurap, dan aku melihat tante hanya tersenyum manis. Aku yang sekarang sambil meluluri bagian pahanya langsung menuju ke pantatnya.

"Reno berhenti sebentar dulu.."

Gerakanku pun langsung berhenti kemudian tante mencopot CD-nya. Otomatis Penisku kembali berdiri tambah gagah... Aku yang masih gak berani menatap bagian bawahnya. Selang beberapa waktu tante tiba-tiba membalikkan badannya menuju kearahku... Lagi-lagi aku bengong sejenak melihat pemandangan indah itu.

"Reno penismu lagi tegang ya... tante lihat nih kayaknya sudah hampir keluar nih" goda tante.

Kemudian tante Bella langsung menyuruhku mengolesinya dibagian teteknya yang kencang itu. Tante menyuruhku supaya sedikit meremas-remasnya... Alhasil lama kelamaan aku pun ketagian mengikuti permainannya. Saat kupegang teteknya kulihat putingnya yang berwarna cekelat dan mengeras. Kadang-kadang aku sengaja kusentil teteknya biar gairahnya semakin naik. Ternayata tante Bella menikmati permainan yang kuberikan dan mendesah kecil seperti bukan tante yang biasanya kukenal.

“Reno ayo donk terus remas-remasnya.. Uhuhh remes yang kenceng Ren..”

Saat kusentuh memek tante yang tidak ditumbuhi rambut alias dirawat rapi. Aku pun langsung gemetaran saat tanganku menyentuh keuda gundukan itu.. Belum lagi kululur daerah itu ehh.. sudah basah duluan dengan sendirinya. Aku pun disuruh tante agar terus mengusap-usap daerah itu, kadang kutekan-tekan kedua gundukannya.

"Reno.. ahh.. pijatanmu enak sekali.. Terusin jangan berhenti"

Setelah agak lama aku terus gosok dengan lembut tiba-tiba tante Bella menegang sendiri. "Brr..serr..Seeeerrr" aku penasaran suara apa itu, lalu kucari sumber bunyi yang pelan namun jelas. Ternyata aku baru tahu kalau itu berasal dibagian sensitif tante. Setelah itu tante terkulai lemas, selang beberapa saat tante tiba-tiba langsung memegang penisku dan tanpa ragu langsung mengulumnya.

"Achhh....ahh... Enuak banget hisapan tante” aku pun sudah tidak malu lagi mendesah keenakan mendapat perlakuan spesial dari tante Bella.

Tante Bella yang memaju mundurkan mulutnya sesuai irama didalam penisku dan isapannya semakin lama semakin cepat...

"Niiiikkkkmat banget tante" ucapku...

Kadang sesekali tante menjilati batang penisku dengan liar.. Kurang lebih 15 menit tante memainkan penisku, aku yang menjadi gak sabar dan aku pun langsung meminta kepada tante Bella.

"Tante.. Reno masukkan situ ya tante??" pintaku sambil menunjuk ke arah memek tante

Tanpa berpikir panjang permintaanku dihiraukannya, lalu tante memegang penisku yang sedang berdiri tegak, tanpa ragu tante Bella langsung memasukkan penisku dalam vagina tante sudah basah daritadi dan 

"Bleeeeeppssss" terbenamlah semua penisku kedalam vegina tante yang sudah basah daritadi.. Ughhh.. Sungguh nikmat sekali vaginanya milik tante Bella saat penisku masuk dalam vagina tante.

Penisku yang sudah terbenam sepenuhnya ke dalam vaginanya, langsung ia memulai menggoyang-goyangkan pinggulnya dengan perlahan hingga kurasakan keninkmatan yang tiada taranya, impianku akhirnya menjadi kenyataan saat pertama kali aku pindah kesini, aku sangat ingin menikmati tubuh tante Bella yang sexy ini ucapku dalam hati. Lanjut, aku sendiri pun tidak mau tinggal diam, aku juga ikut menggoyang-goyangkan pantatku mengikuti irama yang tante berikan.. Tante Bella yang masih terus menggoyang-goyangkan pantatnya yang semakin lama semakin cepat.Dan setelah kurang lebih 20 menit tante menggoyangku dari atas, kuminta kepada tante Bella untuk berganti gaya, langsung kubaringkan tubuh tante hingga sekarang aku diatas dan tanpa menunggu lama langsung kumasukkan kembali penisku kedalam vaginanya dan aku mengocok vagina tante dengan penisku yang perkasa dengan cepat.

 



"Achh...ahhh..Ennnaaakkk... banget Renoo... Yang kenceeeng genjotannya donk Reno" kata tante ketika sambil kugenjot vaginanya.

Setelah 10 menit aku mengejotnya, aku merasakan sesuatu yang akan keluar.

"Tante... aku sudah mau keluar nih..." Desahku.. sambil mengocok vagina tante.

"Keluariinn di dalem saja Ren..." kata tante..

Tanpa basa basi algi aku yang sudah mencapai puncaknya langsung mengocok demga cepat kedalam vagina tante sampai akhirnya "Crotttt...ttt" cairan maniku yang banyak kusemprotkan kedalam vagina tante sampai menyembur keluar dari vaginanya.

"Penis serta permainan kamu sangat hebat Ren.. tante sampe puas banget.. tidak seperti tampilanmu saja yang alim, ternyata permainanmu sangat ganas" puji tante Bella

"Ahh.. masa sih.. tante.. Saya baru saja pertama kali melakukannya itu pun baru sama tante saja"

"Sambil lanjut.. Hosh..hoshh tante vagina tante nikmat sekali.." lanjutku sambil memainkan kedua teteknya yang besar itu.

"Reno.. jika kamu mau melanjutkan lagi... kita bisa lanjutt ke kamar tanteee.." ucap tante Bella yang masih menghisap penisku dan aku masih memaikan kedua teteknya yang sangat menggairahkan itu.
Aku tanpa pikir panjang langsung menyiyakan ajakan tante dan menurutinya.

Kejadian itu pun kami terus kami lakukan... ketika saat Om Faldi tidak ada dirumah.. atau ketika tante sedang kepingin banget kami langsung memesan hotel. Kejadian ini belanjut sampai akhirnya aku lulus kuliah dan memutuskan untuk pergi ke kota lain untuk mencari pekerjaan.

TAMAT

KiosCasino merupakan Agen Judi  Live Casino dan Judi Bola Terbesar, Terpercaya dan Terbaik di Indonesia.


Nikmati Bonus Rollingan Casino TERTINGGI

* Bonus Cashback GG Gaming Slot 5%
* Bonus Rolling Live casino Asia855 1,25%
* Bonus Rollingan Live Casino online 1%
* Bonus Rollingan sportsbook  0,25%
* Bonus Cashback Poker & Domino 0,3% Diskon s.d. 66% Togel Online Asli4D

Dapatkan Bonus Referral

* Bonus Refferensi 2% Untuk Semua Permainan

Customer Service 24 Jam

No comments:

Post a Comment