CERITA SEX TERPANAS DAN VIDEO BOKEP TERBARU Nafsu Liar Tante July Yang Doyan Ngentot - Kiosvideo

hi stats


KiosVideo - Kisah ini berawal tahun 2009 yang lalu, namaku Tito umurku 25 tahun, aku anak kedua dari empat bersaudara. Ayahku bekerja disebuah perusahaan, sedangkan ibuku sudah meninggal 5 tahun yang lalu. saat ini aku masih belum bekerja, terasa sangat susah sekali untuk mendapatkan pekerjaan dijaman yang semakin maju sekarang ini, sehingga setiap hari hanya di rumah didepan komputer hanya sekedar bermain game dan browsing.

Aku mempunya tetangga namanya pak Budi dia kerja sebagai kontraktor yang sangat kaya dikampungku dan dia jarang ada dirumah, istri nya bernama tante July memiliki paras yang sangat cantik dengan bodynya yang bohai, sintal, putih mulus dan yang membuatku menelan ludah payudaranya yang super montok sekitar 36b.

Pada suatu hari saat rumah sedang sepi iseng-iseng aku buka situs dewasa  dan menontonnya, karena asyiknya menonton aku tak mendengar ada orang bertamu yang ternyata tante July sedang berkunjung kerumahku. Disaat aku sedang asyik menonton dan tanganku masuk ke celana memegangi kemaluanku yang memang dari tadi sudah tegang jaya, ternyata tau-tau tante July sudah berada di pintu kamarku melihatku sedang menonton video porno, entah sudah berapa lama tante July berdiri disitu menyaksikankku.

” Tito.. ! Kalau kamu nonton gituan kok sendirian nanti kamu kerasukan setan loh..!! ” suara itu mengejutkanku dari kocokanku dan segera aku keluarkan tanganku dari balik celana dan segera aku tutup laptopku dengan buru-buru.
” Eh ada tante July.. ada apa tan...? !!” aku pura-pura sambil menutupi rasa maluku.
“Kenapa dimatiin filmnya.. kan lagi seru..?” kata tante July semakin membuatku malu. ” ah... enggak kok tante, aku sedang liat-lihat aja kok..” jawabku ngeless.. agar tidak ketahuan.
“Koleksimu.. banyak gak mas Tito..?”
” hah.. koleksi apaan tante?” tanyaku pura-pura bego.
” itu tadi yang barusan kamu tonton..!”
“ ah.. enggak kok tante cuma ada beberapa aja hehe.. ” jawabku sambil aku perhatikan wajah tante July yang sudah sedikit nakal, turun ke buah dadanya yang tampak sangat besar.

Dalam hati aku cuma bisa bilang oh... Tuhan enak sekali bila bisa ngentot dengan Tante July saat ini. “Mas Tino !, kok malah bengong...!!

” ah ... enggak papa kok tante!!”
“ begini aja, kamu nanti bawa laptonya nanti kerumah tante ya ... aku juga pengen nonton dah lama sekali gak pernah nonton film yang gituan. nanti aku tunggu dibelakang rumah ya..
” iya-iya tante nanti aku nyusul kesana...” jawabku dengan rasa gembira bercampur bingung, sambil pikirku wah ada harapan nih.

“ oh.. ya mas Tito, nanti langsung masuk aja ya pintu pagar dan pintu rumah gak aku kunci ya..., soalnya mbok dan anak-anak sedang gak ada dirumah..”
“ Iya-iya tante.., nanti aku langsung masuk aja ya...”
“ Ya udah ini piring bekas pisang goreng kemaren kamu simpan dulu..”
“ oh ya mas Tito nanti kalo dah masuk pagar sama pintu rumah dikunci aja takut ada maling..”
“ Siap,tante...” Tante July pun pergi meninggalkan rumahku, aku pandangi lekuk tubuh sexynya sampai menghilang dari pandanganku.

Aku sedikit heran dan campur senang, melihat kelakukan tante July tadi yang mengajakku nonton bareng film bokep koleksiku. Setelah aku langsung segera simpan piring dan aku tutup semua pintu rumah, segera aku bergegas meluncur ke samping rumah tempat tante July tinggal dengan membawa laptopku. Rumah besar dengan halaman yang luas dan pagar yang sangat tinggi, rumah pak Budi suami tante July, aku coba dorong pagarnya ternyata memang benar tidak dikunci, sesuai petunjuk tante aku langsung gembok pagar rumahnya dan aku melangkah menuju pintu rumah sama sperti pagar pintu juga tidak dikunci.
Kudapati ruang tamu yang lebar dan tinggi, gilaaa.... gede amat nih rumah, memang baru sekali ini aku masuk rumah tante July sejak direnovasi 2 tahun yang lalu.

Tak lupa aku mengunci pintu depan dan segera aku melangkah ke belakang menuju tempat yang sesuai tante July katakan, disana tante July sudah menunggu sambil membaca majalah, gak jelas majalah apa aku langsung mengintip kedalam.



“Ehh.. mas Tito, Ayo.. sini-sini kita nontonya disini aja ya... ” aku disuruh duduk dekat dengannya.
“iya tante..” jawabku agak canggung.
“Mas Tito ada berapa banyak film nya..?” “ada sekitar 40an buah tante” jawabku agak malu.
“Wah... banyak juga ya.. !” mulai aku pilih file bokep yang gambarnya paling jernih dan mulai aku segera memainkan filimnya.

Akhirnya kami berdua menonton bokep, sambil aku lirih tangan tante July yang sangat putih, dan melirik kakinya woooowww... sangat putih sekali, sampai aku nelan ludah melihatnya “Glepp.. glepp..” aku lirik napas tante July sudah mulai gak teratur jatungnya berdegap kencang sampai buah dada gedenya naik turun. Aku rasa dia dah mulai terangsang dengan film bokep, tetapi aku gak berani macam-macam. Aku sendiri sdah mulai gak karuan pikiranku, kontolku yang dah tegang dari tadi semakin keras, dan aku rasakan ujungnya sudah keluar dari celana dalamku.

Sesekali aku pergoki mata tante July melirik bagian selakangku.

” mas Tito, sering nonton bokep ya ?”
“ gak juga kok tante kalo lagi suntuk aja dari pada gak ada kerjaan” jawabku
“ mas Tito udah pernah melakukannya”tanya tante July.
“ belum pernah tante..!” jawabku dan memang aku belum pernah melakukannya kalo cium perempuan sih pernah tapi kalo sampai ngentot aku belum berani melakukannya tante.
“ mas Tito belum pernah sama sekali ya..??” tanya tante Tito dengan sedikit wajah heran menatapku.
“ Beneran belum pernah” jawabku dengan polos.
“ Mas Tito kamu mau coba...?”tanya tante July sambil menggodaku.
“ Haah.., mencoba tante...?hmm” aku terdiam tidak bisa berbicara dengan apa yang tante July katakan.

Mulai tangan tante July memegang pahaku, aku hanya bisa diam dan jantungku berdegup sangat kencang, rasa merinding menjalar ke seluruh badanku. Tangan tante July dengan halus mulai naik ke arah pangkal paha,buah dada nya mulai menempel di lenganku terasa sangat empuk.

“mas Tito mau..? tante sudah gak tahan nih mas..” tante July mulai ngaco ngomongnya.

Aku hanya bisa mengangguk menuruti tindakan tante July, mendapat respon tangannya mulai membuka kacing celanaku dan relestingku.

“Waoooww.. gede banget barang kamu mas Tito ?? dan sangat kerass...” tangannya mulai beraksi mengocok penisku nikmat banget terasa sampai di kepalaku.
“mas.. tante isap ya kontolnya..?? tanpa menunggu jawaban dariku penisku sudah ada didalam mulutnya dan dijilati dari ujung sampai pangkal, aku lihat memang ternyata napsunya gede sekali tante July ini.

Aku hanya diam menikmati service tante July, sampai mataku merem melek merasakannya. Tanganku dipegang sama tante July dan dituntun menuju buah dadanya yang ternyata sudah tidak menggunakan BH, kenyal dan keras sekali buah dadanya.

“mas Tito diremas donk nenen tante...!!” ohhhhh... masss.. iya betulll... begitu terussss.. agakk kencang .... ah..hhh...” Desahnya.
“ouuughhh.. mas Tito... enak buangetttt, nikmat bangetttt massss...”
” mas Tito dibuka ya baju sama celananya biar sama-sama enak”
” iya tante” mulai aku lepas baju dan celanaku begitupun juga dengan tante July yang juga membua pakainnya. Wahh... alangkah indahnya tubuh yang mulusss... dan indah, walaupun sudah memiliki anak tapi masih seperti gadis.
” mas Tito sini, hisap dulu tetek tante, jilatin sama gigit ya putingnya” disodorkannya buah dada yang ranum itu ke mulutku, tanpa ragu lagi aku kenyottt dan aku jilati sampai tante July menggelinjang keenakan seperti orang kesetanan. tangan tante July meraih tanganku dan diarahkan ke kemaluannya... aku dapati kemaluan yang ditumbuhi bulu yang tipis, serta sangat lembut dan juga sudah sangat basah.


Mulai tanganku bereaksi menggosok vagina tante July yang sudah basah oleh lendir tanda memang dia sudah benar-benar terangsang, pikirku gila ini tante ternyata memiliki nafsu yang sangat tinggi.

“ooohhhh mas.. terus ooouuugghhhh...” ohhhhh yesssss.. Fuckk.. Me... Comee onn...” mulai kata-kata yang gak karuan keluar dari mulut tante July.

Lalu kucium bibir tante July dibalasnya dengan lumatan bibir yang membuatku terkejut, lidahnya masuk kerongga mulutku menggelitik didalam, membuat gairahku memuncak.

“Mas Tito mulut yang bawah juga dicium donk, kepalaku didorong ke vagina tante July”mulai aku cium vagina itu dengan aroma yang khas, aku gak perduli aku lumat vagina itu lidah ku mulai masuk ke liang vagina tante July dan aku mainkan secara ganas,
“Ooooouuughhh.. masss teruuussss...” ooouuh.. enak banget... Masss...”
“mas Tito, aku sudah gak tahan mau masukin kontolmu ke memek tante” aku bangkit dan mulai aku arahkan penisku ke arah lobang vagina tante July yang basah oleh lendir dan air liurku” Clupp... terasa hangat saat ujung kontolku menempel tanpa menunggu lagi aku masukan kontolku..

Cleppp... kontolku masuk sepenuhnya ke vagina tante July.



” ooouuuhhh... mas kontolmu gede banget, terus mas ayoo... genjottt teruss.. sampai Capeekkk massss,,,,,” ocehan tante July yang semakin tak jelas tak aku hiraukan, pinggulku mulai aku gerakkan naik turun sehingga kontolku melesak keluar masuk didalam vaginanya.

Tangan tante July sudah memegang pantatku dan mendorong ke arahnya sehingga kontolku benar-benar masuk sampai ke dalam-dalam vagina tante July, vagina itu berdeyut sangat kencang seolah-olah menjepit dan memijit penisku .

“ooooohh... mas Titoo... aku suddahh maauu... keeeeee... keeluarrrrrr.... aooouuhhhhhh... AHhhhhgghh.....” aku didekapnya seolah tidak mau dilepaskan, badannya mengejang dan terasa kaku, gerakanku aku hentikan karena aku dipeluknya sangat erat sekaliiiii sampai tidakk bisaa berggerak...
“mas Tito aku dah keluar ini banyak banget, mas Tito dibawah ya biar aku yang di atas” pinta tante July
“iya tante” aku nurut aja kayak bocah kecil.

Aku posisi telentang tante July mulai pasang kuda-kuda jongkok dan mulai memasukkan batang kontolku ke vaginanya....

“ooouuugghh tante” bisikku terasa enak sekali saat kontolku saat masuk ke memeknya.

tante Julypun mulai aksinya seolah naik kuda pinggulnya naik turun kadang maju mundur. Goyangan tante July memang benar-benar sangat pantenn... kontolku terasa mau patah tapi enak banget dibuatnya. Sekitar 5 menit kemudian...

” Mas Titoo... Ah... ooouugggh tante keluar lagi masssss...” badannya mengejang seperti tadi untuk beberapa saat dan akhirnya lemas dan menyandarkan kepalanya didadaku, tanda ia telah orgasme yang ke dua kalinya, kamipun beristirahat sebentar.

“mas Tito kamu hebat juga belum keluar-keluar?” kata tante July memujiku.
“ah tante... gak juga, soalnya Aku agak takut tante ketahuan suami tante bisa mati aku” bisikku.
“tenang mas Tito suamiku pulangnya masih minggu depan” jawabnya sambil tersenyum manja.
“ayo sekarang giliran mas Tito keluarin ya, pakai posisi dogy style aja ya mas Tito dari belakang” tanpa aku jawab aku berdiri ganti posisi dogy style dari belakang, langsung aku tancapkan batang kemaluanku yang gede ini ke lubang vaginanya dari belakang segera mengenjotnya.

“oooouuggg mas enakkk” aku goyangkan maju mundur sampai terasa dikepalaku. tangan tante July memegang papan pinggiran balai dan aku berdiri dibelakangnya sambil menghujamkan senjataku ke kemaluannya.

 


Enak banget pantatnya putih dan empuk itu serasa ada bantalan.

“ooouuggghh... tante, pantatmu enak banget dipegang...”kataku
“Ayo... remas yang keras pantatku masssss...” kata tante July
“oouuuhhhhhh tante ooouughhh tantteeee aku sudaahh mau keluar” kataku dengan sigap tante July melepas tautan penisku dari memeknya dan segera memegang penisku sambil dikocok dan di masukkkan mulutnya..
“oooouughhh tante enakkkk.. Hisapp.. yang kerasssss “kataku agak ngacaooo...

Oooougghhh... keluuuarrr... Tante... Croot... crooooott... crooooot... ada empat kali kontolku mengeluarkan cairan spermaku di mulut tante July sampai mulut tante July penuh dengan Spermaku...

Kemudian diisapnya kontolku sekuat tenaganya... dihisapp sampai habis.. oooh benar-benar enak sekali. Akupun terkapar lemas dan tidur disamping tante July.

“mas Tito enak gak ?” sambil berbisik nakal ditelingaku
“enak sekali tante?” kataku yang sudah lemas.
“nomor hape mas Tito masih yang lama kan ?”
“masih tante.. ?” jawabku.
“kapan-kapan kalo masih mau lagi, mas Tito misscall tante saja ya...”
“Siapp... tante..” jawabku semangat.

Setelah kejadian saat itu aku sering berhubungan badan dengan tante July disaat suaminya pergi keluar kota, kadang-kadang kalo tante July bener-bener terangsang dan ingin ML tak segan-segan dia mengetuk jendela kamarku dan kamipun ngentot sampai pagi hari, kadang seharian kami melakukannya, dimana saja sudah kami coba.

TAMAT

KiosCasino merupakan Agen Judi  Live Casino dan Judi Bola Terbesar, Terpercaya dan Terbaik di Indonesia.


Nikmati Bonus Rollingan Casino TERTINGGI

* Bonus Cashback GG Gaming Slot 5%
* Bonus Rolling Live casino Asia855 1,25%
* Bonus Rollingan Live Casino online 1%
* Bonus Rollingan sportsbook  0,25%
* Bonus Cashback Poker & Domino 0,3% Diskon s.d. 66% Togel Online Asli4D

Dapatkan Bonus Referral

* Bonus Refferensi 2% Untuk Semua Permainan

Customer Service 24 Jam

Nafsu Liar Tante July Yang Doyan Ngentot


KiosVideo - Kisah ini berawal tahun 2009 yang lalu, namaku Tito umurku 25 tahun, aku anak kedua dari empat bersaudara. Ayahku bekerja disebuah perusahaan, sedangkan ibuku sudah meninggal 5 tahun yang lalu. saat ini aku masih belum bekerja, terasa sangat susah sekali untuk mendapatkan pekerjaan dijaman yang semakin maju sekarang ini, sehingga setiap hari hanya di rumah didepan komputer hanya sekedar bermain game dan browsing.

Aku mempunya tetangga namanya pak Budi dia kerja sebagai kontraktor yang sangat kaya dikampungku dan dia jarang ada dirumah, istri nya bernama tante July memiliki paras yang sangat cantik dengan bodynya yang bohai, sintal, putih mulus dan yang membuatku menelan ludah payudaranya yang super montok sekitar 36b.

Pada suatu hari saat rumah sedang sepi iseng-iseng aku buka situs dewasa  dan menontonnya, karena asyiknya menonton aku tak mendengar ada orang bertamu yang ternyata tante July sedang berkunjung kerumahku. Disaat aku sedang asyik menonton dan tanganku masuk ke celana memegangi kemaluanku yang memang dari tadi sudah tegang jaya, ternyata tau-tau tante July sudah berada di pintu kamarku melihatku sedang menonton video porno, entah sudah berapa lama tante July berdiri disitu menyaksikankku.

” Tito.. ! Kalau kamu nonton gituan kok sendirian nanti kamu kerasukan setan loh..!! ” suara itu mengejutkanku dari kocokanku dan segera aku keluarkan tanganku dari balik celana dan segera aku tutup laptopku dengan buru-buru.
” Eh ada tante July.. ada apa tan...? !!” aku pura-pura sambil menutupi rasa maluku.
“Kenapa dimatiin filmnya.. kan lagi seru..?” kata tante July semakin membuatku malu. ” ah... enggak kok tante, aku sedang liat-lihat aja kok..” jawabku ngeless.. agar tidak ketahuan.
“Koleksimu.. banyak gak mas Tito..?”
” hah.. koleksi apaan tante?” tanyaku pura-pura bego.
” itu tadi yang barusan kamu tonton..!”
“ ah.. enggak kok tante cuma ada beberapa aja hehe.. ” jawabku sambil aku perhatikan wajah tante July yang sudah sedikit nakal, turun ke buah dadanya yang tampak sangat besar.

Dalam hati aku cuma bisa bilang oh... Tuhan enak sekali bila bisa ngentot dengan Tante July saat ini. “Mas Tino !, kok malah bengong...!!

” ah ... enggak papa kok tante!!”
“ begini aja, kamu nanti bawa laptonya nanti kerumah tante ya ... aku juga pengen nonton dah lama sekali gak pernah nonton film yang gituan. nanti aku tunggu dibelakang rumah ya..
” iya-iya tante nanti aku nyusul kesana...” jawabku dengan rasa gembira bercampur bingung, sambil pikirku wah ada harapan nih.

“ oh.. ya mas Tito, nanti langsung masuk aja ya pintu pagar dan pintu rumah gak aku kunci ya..., soalnya mbok dan anak-anak sedang gak ada dirumah..”
“ Iya-iya tante.., nanti aku langsung masuk aja ya...”
“ Ya udah ini piring bekas pisang goreng kemaren kamu simpan dulu..”
“ oh ya mas Tito nanti kalo dah masuk pagar sama pintu rumah dikunci aja takut ada maling..”
“ Siap,tante...” Tante July pun pergi meninggalkan rumahku, aku pandangi lekuk tubuh sexynya sampai menghilang dari pandanganku.

Aku sedikit heran dan campur senang, melihat kelakukan tante July tadi yang mengajakku nonton bareng film bokep koleksiku. Setelah aku langsung segera simpan piring dan aku tutup semua pintu rumah, segera aku bergegas meluncur ke samping rumah tempat tante July tinggal dengan membawa laptopku. Rumah besar dengan halaman yang luas dan pagar yang sangat tinggi, rumah pak Budi suami tante July, aku coba dorong pagarnya ternyata memang benar tidak dikunci, sesuai petunjuk tante aku langsung gembok pagar rumahnya dan aku melangkah menuju pintu rumah sama sperti pagar pintu juga tidak dikunci.
Kudapati ruang tamu yang lebar dan tinggi, gilaaa.... gede amat nih rumah, memang baru sekali ini aku masuk rumah tante July sejak direnovasi 2 tahun yang lalu.

Tak lupa aku mengunci pintu depan dan segera aku melangkah ke belakang menuju tempat yang sesuai tante July katakan, disana tante July sudah menunggu sambil membaca majalah, gak jelas majalah apa aku langsung mengintip kedalam.



“Ehh.. mas Tito, Ayo.. sini-sini kita nontonya disini aja ya... ” aku disuruh duduk dekat dengannya.
“iya tante..” jawabku agak canggung.
“Mas Tito ada berapa banyak film nya..?” “ada sekitar 40an buah tante” jawabku agak malu.
“Wah... banyak juga ya.. !” mulai aku pilih file bokep yang gambarnya paling jernih dan mulai aku segera memainkan filimnya.

Akhirnya kami berdua menonton bokep, sambil aku lirih tangan tante July yang sangat putih, dan melirik kakinya woooowww... sangat putih sekali, sampai aku nelan ludah melihatnya “Glepp.. glepp..” aku lirik napas tante July sudah mulai gak teratur jatungnya berdegap kencang sampai buah dada gedenya naik turun. Aku rasa dia dah mulai terangsang dengan film bokep, tetapi aku gak berani macam-macam. Aku sendiri sdah mulai gak karuan pikiranku, kontolku yang dah tegang dari tadi semakin keras, dan aku rasakan ujungnya sudah keluar dari celana dalamku.

Sesekali aku pergoki mata tante July melirik bagian selakangku.

” mas Tito, sering nonton bokep ya ?”
“ gak juga kok tante kalo lagi suntuk aja dari pada gak ada kerjaan” jawabku
“ mas Tito udah pernah melakukannya”tanya tante July.
“ belum pernah tante..!” jawabku dan memang aku belum pernah melakukannya kalo cium perempuan sih pernah tapi kalo sampai ngentot aku belum berani melakukannya tante.
“ mas Tito belum pernah sama sekali ya..??” tanya tante Tito dengan sedikit wajah heran menatapku.
“ Beneran belum pernah” jawabku dengan polos.
“ Mas Tito kamu mau coba...?”tanya tante July sambil menggodaku.
“ Haah.., mencoba tante...?hmm” aku terdiam tidak bisa berbicara dengan apa yang tante July katakan.

Mulai tangan tante July memegang pahaku, aku hanya bisa diam dan jantungku berdegup sangat kencang, rasa merinding menjalar ke seluruh badanku. Tangan tante July dengan halus mulai naik ke arah pangkal paha,buah dada nya mulai menempel di lenganku terasa sangat empuk.

“mas Tito mau..? tante sudah gak tahan nih mas..” tante July mulai ngaco ngomongnya.

Aku hanya bisa mengangguk menuruti tindakan tante July, mendapat respon tangannya mulai membuka kacing celanaku dan relestingku.

“Waoooww.. gede banget barang kamu mas Tito ?? dan sangat kerass...” tangannya mulai beraksi mengocok penisku nikmat banget terasa sampai di kepalaku.
“mas.. tante isap ya kontolnya..?? tanpa menunggu jawaban dariku penisku sudah ada didalam mulutnya dan dijilati dari ujung sampai pangkal, aku lihat memang ternyata napsunya gede sekali tante July ini.

Aku hanya diam menikmati service tante July, sampai mataku merem melek merasakannya. Tanganku dipegang sama tante July dan dituntun menuju buah dadanya yang ternyata sudah tidak menggunakan BH, kenyal dan keras sekali buah dadanya.

“mas Tito diremas donk nenen tante...!!” ohhhhh... masss.. iya betulll... begitu terussss.. agakk kencang .... ah..hhh...” Desahnya.
“ouuughhh.. mas Tito... enak buangetttt, nikmat bangetttt massss...”
” mas Tito dibuka ya baju sama celananya biar sama-sama enak”
” iya tante” mulai aku lepas baju dan celanaku begitupun juga dengan tante July yang juga membua pakainnya. Wahh... alangkah indahnya tubuh yang mulusss... dan indah, walaupun sudah memiliki anak tapi masih seperti gadis.
” mas Tito sini, hisap dulu tetek tante, jilatin sama gigit ya putingnya” disodorkannya buah dada yang ranum itu ke mulutku, tanpa ragu lagi aku kenyottt dan aku jilati sampai tante July menggelinjang keenakan seperti orang kesetanan. tangan tante July meraih tanganku dan diarahkan ke kemaluannya... aku dapati kemaluan yang ditumbuhi bulu yang tipis, serta sangat lembut dan juga sudah sangat basah.


Mulai tanganku bereaksi menggosok vagina tante July yang sudah basah oleh lendir tanda memang dia sudah benar-benar terangsang, pikirku gila ini tante ternyata memiliki nafsu yang sangat tinggi.

“ooohhhh mas.. terus ooouuugghhhh...” ohhhhh yesssss.. Fuckk.. Me... Comee onn...” mulai kata-kata yang gak karuan keluar dari mulut tante July.

Lalu kucium bibir tante July dibalasnya dengan lumatan bibir yang membuatku terkejut, lidahnya masuk kerongga mulutku menggelitik didalam, membuat gairahku memuncak.

“Mas Tito mulut yang bawah juga dicium donk, kepalaku didorong ke vagina tante July”mulai aku cium vagina itu dengan aroma yang khas, aku gak perduli aku lumat vagina itu lidah ku mulai masuk ke liang vagina tante July dan aku mainkan secara ganas,
“Ooooouuughhh.. masss teruuussss...” ooouuh.. enak banget... Masss...”
“mas Tito, aku sudah gak tahan mau masukin kontolmu ke memek tante” aku bangkit dan mulai aku arahkan penisku ke arah lobang vagina tante July yang basah oleh lendir dan air liurku” Clupp... terasa hangat saat ujung kontolku menempel tanpa menunggu lagi aku masukan kontolku..

Cleppp... kontolku masuk sepenuhnya ke vagina tante July.



” ooouuuhhh... mas kontolmu gede banget, terus mas ayoo... genjottt teruss.. sampai Capeekkk massss,,,,,” ocehan tante July yang semakin tak jelas tak aku hiraukan, pinggulku mulai aku gerakkan naik turun sehingga kontolku melesak keluar masuk didalam vaginanya.

Tangan tante July sudah memegang pantatku dan mendorong ke arahnya sehingga kontolku benar-benar masuk sampai ke dalam-dalam vagina tante July, vagina itu berdeyut sangat kencang seolah-olah menjepit dan memijit penisku .

“ooooohh... mas Titoo... aku suddahh maauu... keeeeee... keeluarrrrrr.... aooouuhhhhhh... AHhhhhgghh.....” aku didekapnya seolah tidak mau dilepaskan, badannya mengejang dan terasa kaku, gerakanku aku hentikan karena aku dipeluknya sangat erat sekaliiiii sampai tidakk bisaa berggerak...
“mas Tito aku dah keluar ini banyak banget, mas Tito dibawah ya biar aku yang di atas” pinta tante July
“iya tante” aku nurut aja kayak bocah kecil.

Aku posisi telentang tante July mulai pasang kuda-kuda jongkok dan mulai memasukkan batang kontolku ke vaginanya....

“ooouuugghh tante” bisikku terasa enak sekali saat kontolku saat masuk ke memeknya.

tante Julypun mulai aksinya seolah naik kuda pinggulnya naik turun kadang maju mundur. Goyangan tante July memang benar-benar sangat pantenn... kontolku terasa mau patah tapi enak banget dibuatnya. Sekitar 5 menit kemudian...

” Mas Titoo... Ah... ooouugggh tante keluar lagi masssss...” badannya mengejang seperti tadi untuk beberapa saat dan akhirnya lemas dan menyandarkan kepalanya didadaku, tanda ia telah orgasme yang ke dua kalinya, kamipun beristirahat sebentar.

“mas Tito kamu hebat juga belum keluar-keluar?” kata tante July memujiku.
“ah tante... gak juga, soalnya Aku agak takut tante ketahuan suami tante bisa mati aku” bisikku.
“tenang mas Tito suamiku pulangnya masih minggu depan” jawabnya sambil tersenyum manja.
“ayo sekarang giliran mas Tito keluarin ya, pakai posisi dogy style aja ya mas Tito dari belakang” tanpa aku jawab aku berdiri ganti posisi dogy style dari belakang, langsung aku tancapkan batang kemaluanku yang gede ini ke lubang vaginanya dari belakang segera mengenjotnya.

“oooouuggg mas enakkk” aku goyangkan maju mundur sampai terasa dikepalaku. tangan tante July memegang papan pinggiran balai dan aku berdiri dibelakangnya sambil menghujamkan senjataku ke kemaluannya.

 


Enak banget pantatnya putih dan empuk itu serasa ada bantalan.

“ooouuggghh... tante, pantatmu enak banget dipegang...”kataku
“Ayo... remas yang keras pantatku masssss...” kata tante July
“oouuuhhhhhh tante ooouughhh tantteeee aku sudaahh mau keluar” kataku dengan sigap tante July melepas tautan penisku dari memeknya dan segera memegang penisku sambil dikocok dan di masukkkan mulutnya..
“oooouughhh tante enakkkk.. Hisapp.. yang kerasssss “kataku agak ngacaooo...

Oooougghhh... keluuuarrr... Tante... Croot... crooooott... crooooot... ada empat kali kontolku mengeluarkan cairan spermaku di mulut tante July sampai mulut tante July penuh dengan Spermaku...

Kemudian diisapnya kontolku sekuat tenaganya... dihisapp sampai habis.. oooh benar-benar enak sekali. Akupun terkapar lemas dan tidur disamping tante July.

“mas Tito enak gak ?” sambil berbisik nakal ditelingaku
“enak sekali tante?” kataku yang sudah lemas.
“nomor hape mas Tito masih yang lama kan ?”
“masih tante.. ?” jawabku.
“kapan-kapan kalo masih mau lagi, mas Tito misscall tante saja ya...”
“Siapp... tante..” jawabku semangat.

Setelah kejadian saat itu aku sering berhubungan badan dengan tante July disaat suaminya pergi keluar kota, kadang-kadang kalo tante July bener-bener terangsang dan ingin ML tak segan-segan dia mengetuk jendela kamarku dan kamipun ngentot sampai pagi hari, kadang seharian kami melakukannya, dimana saja sudah kami coba.

TAMAT

KiosCasino merupakan Agen Judi  Live Casino dan Judi Bola Terbesar, Terpercaya dan Terbaik di Indonesia.


Nikmati Bonus Rollingan Casino TERTINGGI

* Bonus Cashback GG Gaming Slot 5%
* Bonus Rolling Live casino Asia855 1,25%
* Bonus Rollingan Live Casino online 1%
* Bonus Rollingan sportsbook  0,25%
* Bonus Cashback Poker & Domino 0,3% Diskon s.d. 66% Togel Online Asli4D

Dapatkan Bonus Referral

* Bonus Refferensi 2% Untuk Semua Permainan

Customer Service 24 Jam

No comments:

Post a Comment